Suara Bocah Bekasi

Minggu, 21 September 2014

5 -US- Kunci Sukses Entrepreneur ala Aa Gym



Kunci sukses menjadi pengusaha :
1. Hati harus TULUS 2. Ibadah harus BAGUS 3. Hidup harus LURUS 4. Ikhtiar harus SERIUS dan 5. Taubat harus TERUS – MENERUS

  1. Motivasi Bisnis
Setiap orang pasti memiliki hasrat untuk menjadi manusia yang sukses. Banyak jalan yang bisa ditempuh untuk mencapai kesuksesan. Salahsatu jalan tersebut adalah dengan menjadi entrepreneur atau mencoba untuk berbisnis. Motivasi orang untuk terjun ke dunia bisnis pun bermacam-macam, ada yang karena himpitan ekonomi sehingga menuntut dia untuk bisa bertahan hidup dan membuka usaha sendirilah yang dianggap bisa memberikan solusi. Ada lagi orang yang ingin cepat kaya dan tidak ingin menjadi beban orang lain lantas ia mencoba untuk berbisnis untuk membangun kemandirian ekonominya sendiri. Ada lagi yang melakukan bisnis sebagai pelampiasan hobinya, misal saja ada orang yang memiliki hobi membaca dan menulis lantas ia mencoba untuk menekuni bisnis di bidang perbukuan dan tulis-menulis. Mungkin masih ada lagi motif-motif yang lain. Satu hal yang pasti, motivasi bisnis yang dimiliki harus berorientasi pada tujuan akhir yang jelas dan memiliki kemaslahatan bagi sesama manusia.

  1. Modal Dasar Entrepreneur
Sebagian orang mungkin masih berpikir bahwa untuk membangun bisnis yang besar harus diawali dengan modal yang besar pula. Tidak jarang juga orang yang kini telah mencapai taraf kemapanan dalam berbisnis tanpa diawali dengan modal yang besar, bahkan hanya berbekal kartu nama dan katalog yang ia tawarkan kepada konsumen-konsumennya.
Memulai berbisnis tidak identik dengan seberapa besar modal yang dimiliki, tapi sangat erat kaitannya dengan modal yang berupa kegigihan dan mental keberanian untuk mencoba. Sebenarnya dalam setiap diri manusia itu ada jiwa entrepreneur, Allah telah menganugerahi akal dan hati kepada manusia untuk dipergunakan sebaik mungkin. Oleh karena itu, manusia dipilih untuk menjadi khalifah di muka bumi.

  1. Miliki Idola Entrepreneur
Jika kita tanyakan pada orang-orang yang telah sukses, sebenarnya kesuksesan yang mereka raih pun merupakan buah dari inspirasi orang-orang yang mereka idolakan. Aa Gym misalnya, idola (panutan) beliau bukanlah orang yang jauh keberadaannya, bukan juga orang di luaran sana. Idola beliau tidak lain adalah adik beliau sendiri. Melihat kondisi sang adik yang diberi keterbatasan oleh Allah, tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap istiqomah dalam beribadah. Ketika panggilan adzan pun, tidak menyurutkan langkahnya untuk tetap mendatangi masjid untuk sholat berjamaah.
Pernah pada suatu ketika, adik Aa Gym menangis sewaktu melihat ikan-ikan di kolam rumahnya. Hal yang membuat ia menangis adalah betapa besarnya kuasa Allah terhadap makhluk-makhluk ciptaanNya. Ikan-ikan itu diciptakan dengan berbagai warna dan bentuk dan selalu berdzikir kepada Allah. Walaupun diberi keterbatasan secara fisik, tetapi hati beliau tetap peka terhadap hal-hal yang kecil, hati beliau hidup dan selalu diisi dengan dzikrullah. Itulah yang membuat Aa Gym sampai berguru kepada adiknya sendiri.

  1. Miliki Sikap Profesional
Sikap yang ditanamkan Aa Gym adalah jujur, kreatif, dan inovatif. Berkaca pada kehidupan Rasulullah saw, ketika beliau masih berusia 25 tahun, beliau sudah mendapat gelar al-amin dari masyarakatnya. Sifat jujurnya telah mengantarkan beliau pada tumbuhnya kepercayaan masyarakat. Bahkan Siti Khadijah r.a pun sampai menitipkan barang dagangannya pada beliau saw.
Dalam berbisnis, permintaan pasar akan dipengaruhi juga oleh packaging dari produk kita. Jika tidak kreatif dalam menghadapi persaingan ini, bisa-bisa usaha kita tidak akan dilirik orang lagi. Masyarakat akan cenderung bosan jika tidak ada sesuatu hal yang baru dan akan beralih kepada sesuatu yang dianggapnya memiliki nilai jual lebih. Sikap kreatif selalu dituntu dalam era globalisasi ini.
Dalam dunia bisnis, kita pun dituntut untuk bisa menghasilkan ide yang baru dan masih fresh. Peniruan terhadap suatu produk dan pelayanan sudah makin marak hanya saja ditempeli dengan label yang berbeda. Masyarakat pun sudah bisa menilai mana produk yang orisinil dan mana yang merupakan jiplakan dari produk yang lain. Pada akhirnya, pebisnis yang selalu memiliki ide segar lah yang akan terus mengembangkan produknya dan mendapat tempat di hati masyarakat.

  1. Kembangkan Sikap Leadership
Pemimpin berarti bisa menjadi pengaruh bagi orang lain, setiap kita adalah pemimpin berarti kita pun bisa menjadi pengaruh bagi orang lain. Rasulullah saw telah belajar kepemimpinan ketika beliau masih sangat muda, beliau mendapat tugas untuk menggembala kambing. menggembalakan kambing lebih sulit ketimbang berinteraksi dengan manusia, dari situ bisa didapat filosofi bahwa untuk menjadi pemimpin yang tangguh harus diawali dari hal-hal yang kecil. Bahkan menurut Michael H. Hart yang merupakan orang non-muslim, Rasulullah saw merupakan orang yang menjadi nomor satu dalam daftar orang yang paling berpengaruh di dunia.
Sebagai mahasiswa tentu kita pun bisa berlatih kepemimpinan dalam berorganisasi. Berlatih tentang manajemen waktu sehingga kita bisa mengatur prioritas dalam hidup. Berlatih tentang manajemen orang sehingga kita bisa memahami karakter dari teman-teman kita. Mengasah empati kita terhadap sesama, ketika teman kita sedang membutuhkan bantuan maka kita pun tergerakkan untuk bisa membantu.
Keuntungan bisnis menurut Aa Gym adalah ketika bisnis yang dilakukan ada di jalan Allah, bisnis kita jadi amal shaleh yang disukai Allah, dan menjadi jalan mendekat kepada-Nya. Nama baik kita terjaga, bahkan menjadi personal guarantie. Dengan berbisnis ilmu kita semakin bertambah, pengalaman dan wawasan semakin luas, bertambahnya saudara dan tersambungnya silaturahim, dan dengan bisnis kita bisa saling memberdayakan potensi sesama sehingga semakin banyak orang yang merasa beruntung.   
                                                                                                           IUE-BMK

Rabu, 11 September 2013

Haram Dinikahi !!

Mahram adalah merupakan bagian dari keluarga yang berasal dari keluarga perempuan yang tidak boleh untuk dinikahi. Inilah yang dimaksud dengan pengertian mahram dalam islam. Sedangkan kata mahram dalam bahasa Arab artinya adalah semua orang yang haram untuk dinikahi selamanya karena sebab keturunan, persusuan dan pernikahan dalam syariat Islam. Di Indonesia kita lebih mengenal dengan istilah muhrim. Jenis kelompok mahram ini terbagi menjadi 3 kategori yaitu : Mahram karena nasab (keturunan). Mahram karena penyusuan. Mahram mushaharah (kekeluargaan kerena pernikahan). Definisi mahram seperti apa yang telah diutarakan oleh Imam an-Nawawi yang termasuk dalam batasannya adalah setiap wanita yang haram untuk dinikahi selamanya, disebab sesuatu yang mubah, atau karena sebab statusnya yang haram. (Syarah Shahih Muslim, An-Nawawi, 9:105). Beberapa golongan orang yang termasuk haram dinikahi karena keturunan adalah sebagai berikut : Ibu, nenek dan seterusnya ke atas baik dari jalur laki-laki maupun wanita Anak perempuan (putri), cucu perempuan dan seterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun wanita Saudara perempuan sekandung, seayah atau seibu Saudara perempuan bapak (bibi), saudara perempuan kakek (bibi orang tua) dan seterusnya ke atas baik sekandung, seayah atau seibu Saudara perempuan ibu (bibi), saudara perempuan nenek (bibi orang tua) dan seterusnya ke atas baik sekandung, seayah atau seibu Putri saudara perempuan (keponakan) sekandung, seayah atau seibu, cucu perempuannya dan seterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun wanita Putri saudara laki-laki sekandung, seayah atau seibu (keponakan), cucu perempuannya dan seterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun wanita Dalil mengenai larangan menikahi wanita yang haram untuk dinikahi karena mahram jenis ini adalah Firman Allah Ta'ala dalam Al-Qur'an yaitu QS. An-Nisa: 23 yang artinya :"Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan…". Maksud dari larangan untuk menikahi mahram karena sebab saudara penyusuan adalah seorang wanita yang menyusui seorang anak menjadi mahram bagi anak susuannya, padahal air susu itu bukan miliknya melainkan milik suami yang telah menggaulinya sehingga memproduksi air susu. Ini menunjukkan secara tanbih bahwa suaminya menjadi mahram bagi anak susuan tersebut. Kemudian penyebutan saudara susuan secara mutlak, berarti termasuk anak kandung dari ibu susu, anak kandung dari ayah susu, serta dua anak yang disusui oleh wanita yang sama. Yang masuk dalam kelompok mahram karena sepersusuan. Wanita yang menyusui dan ibunya. Anak perempuan dari wanita yang menyusui (saudara persusuan). Saudara perempuan dari wanita yang menyusui (bibi persusuan). Anak perempuan dari anak perempuan dari wanita yang menysusui (anak dari saudara persusuan). Ibu dari suami dari wanita yang menyusui. Saudara perempuan dari suami dari wanita yang menyusui. Anak perempuan dari anak laki-laki dari wanita yang menyusui (anak dari saudara persusuan). Anak perempuan dari suami dari wanita yang menyusui. Istri lain dari suami dari wanita yang menyusui.(id.wikipedia.org) Sedangkan yang masuk dalam kategori larangan dinikahi oleh karena sebab pernikahan adalah : Ibu istri (ibu mertua), nenek istri dan seterusnya ke atas, meskipun hanya dengan akad. Anak perempuan istri (anak tiri), jika si lelaki telah melakukan hubungan dengan ibunya. Istri bapak (ibu tiri), istri kakek (nenek tiri), dan seterusnya ke atas. Istri anak (menantu perempuan), istri cucu, dan seterusnya kebawah. -IJKnews-

Sabtu, 26 Januari 2013

MTS. ATTAQWA 16 KOTA BEKASI SIKAPI POSITIF KURIKULUM 2013




Pemerintah akan menggulirkan kurikulum terbaru tahun ini yaitu Kurikulum 2013. Banyak yang pesimis menyikapi adanya kurikulum baru ini. Namun, tidak demikian dengan MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi yang berlokasi di Jalan Perjuangan, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
“Kami yakin pemerintah telah melakukan analisis tentang  kurikulum ini. Jadi, kami yakin itu langkah yang baik,” ucap KH. A. Zubair Dasuki, S. Ag., M. Si., Kepala MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi.
MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama menyikapi positif pemberlakuan kurikulum baru ini. Di antara bukti sikap positif tersebut adalah dengan diadakannya program peningkatan kualitas guru. 
“Dalam menyikapi kurikulum baru, kami berupaya meningkatkan kualitas guru. Jika kurikulum itu nanti benar-benar diberlakukan, kami sudah siap,” ucapnya menambahkan.
Program peningkatan kualitas guru yang diadakan MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi meliputi program peningkatan internal dan program peningatan eksternal.
Peningkatan internal diawali dengan diadakannya pembekalan keterampilan menulis bagi guru. Pada hari Sabtu, 26 Januari 2013, MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi mengadakan latihan menulis bahan ajar bagi guru. Tema yang diusung adalah “akhlak mulia.” Pemilihan tema ini berdasarkan asumsi bahwa kelebihan madrasah adalah pada akhlak para siswanya.
“Guru-guru kami diberi pelatihan menulis oleh Bapak Nurul Amin, M.Pd.I Beliau adalah pemimpin redaktur Jurnal Nur Attaqwa IKAA dan tim litbang akademik yang berpengalaman. Para guru melakukan praktik dengan langsung menulis. Alhamdulillah, bukunya sudah selesai lay out. Sekarang masih proses cetak,” imbuhnya.
Guru-guru menyambut positif pelatihan ini. Hal ini akan menambah wawasan dan keterampilan mereka dalam bidang tulis-menulis.
“Kami diminta untuk menyiapkan diri menghadapi kurikulum 2013. Salah satunya adalah dengan keterampilan menulis. Kami sangat senang dengan adanya program ini. Ke depan, kami berharap dapat membuat sendiri bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan pemerintah,” ucap Ihya Ulumuddin, S. Pd. I, salah seorang guru muda di MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi.
Di samping peningkatan internal, MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi juga menyikapi kurikulum 2013 dengan peningkatan eksternal. Dalam waktu dekat ini, MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi akan mengadakan workshop seputar kurikulum 2013 dengan mendatangkan narasumber langsung dari Pusat Kurikulum, dari Kementerian Agama, atau dari Kementerian Pendidikan Nasional.
MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi juga merencanakan untuk melakukan kunjungan ke sekolah yang sudah menerapkan kurikulum 2013 untuk melakukan tukar-menukar (sharing) informasi tentang teori dan pelaksanaan kurikulum 2013.
“Insya Allah, kami menyambut positif kurikulum baru yang digulirkan pemerintah. Kami akan membekali guru-guru kami agar siap mengimplementasikannya, dan mulai bulan Februari kami juga telah membuka untuk info PPDB tahun pelajaran 2013/2014 dengan menerima 5 rombel, dan ini terbatas, ucap Kepala MTs. Attaqwa 16 Kota Bekasi mengakhiri pembicaraan. (IUE-BM83)


Selasa, 08 Januari 2013

TOGE GORENG CI GOMEY YANG MENGGUGAH RASA



Kebiasaan kami adalah bila di akhir pekan atau bulan selalu ngejenguk si Ricko (sapi peliharaan kesayangan sang isteri) dan makan toge goreng khas Betawi di dekat Pasar Babelan, tepatnya di samping Alfamaret dekat Polsek Babelan. Isteri saya doyan bangat sama toge Ci Gomey ini, kalau kata isteri rasanya itu yang menggugah dan selalu membuat ketagihan bila memakannya. Toge goreng Ci Gomey yang konon katanya sudah ada sejak era 80-an itu sangat terkenal sekali pada kala itu hingga sekarang, dan membuat saya selalu penasaran dengan aneka ragam ceritanya, mulai dari teman tongkrongan hingga guru saya sangat suka sekali dengan toge Ci Gomey.  #salamNU (Nida-Ulum)

MEMORI AKHIR TAHUN 2012 ; ELOKNYA PARIS VAN JAVA




Dipenghujung akhir tahun 2012, tepatnya 29-31 Desember 2012 saya dan keluarga isteri berkesempatan liburan akhir tahun di Bandung, acara ini sudah di gagas oleh isteri saya beserta Kakaknya sejak sebulan sebelum keberangkatan, mengapa kami mengambil libur di Bandung. Karena, 1. Tempatnya mudah ditempuh dari rumah kediaman isteri saya 2. Sekalian bersilaturrahim ke rumah saudaranya Ibu mertua saya yang orang Aceh Tengah atau lebih dikenal dengan sebutan Takengon 3. Isteri saya kepingin bangat ngeliat dan berfoto di depan Gedung Sate/Pakuan, dimana gedung ini sebagai tempat berkantornya Pak Gubernur dan wakilnya serta anggota DPRD Prov. Jawa Barat.
Kami tiba di Bandung sekitar pukul 21.45 WIB malam di daerah Gunung Batu, tepatnya samping pintu tol PASTEUR dengan nama Gang Dakota Raya, kami sekeluarga menginap di rumah saudara Ibu mertua asal Takengon yang bernama Bi Sri dengan nama asli Cut Takarina. Kami pun disambut dengan baik dan ramah, diajak keliling daerah Bandung dengan guide Bi Sri/Cut Takarina kami pun diajak muter-muter mulai dari Gasibu/depan Gedung Sate/Pakuan. Asyiknya kami berada di Gedung Sate pas bangat hari Minggu dimana kalau setiap hari Minggu depan gedung itu selalu dijadikan arena wisata kuliner dan keluarga dengan adanya pasar tumpah Gasibu, atau saya biasa menyebutnya di Bekasi ini dengan pasar kaget.
Setelah puas mata kami dimanjakan oleh aneka ragam dagangan dan jajanan khas Bandung kami pun bergegas menuju ke Dago Pakar Taman Ir. H. Djuanda atau biasa di sebut dengan Goa Belanda dan Jepang. Lucu kami berada disini karena adanya perdebatan unik khas Ibu mertua kami yang notabene inong Aceh dengan saudara sesukunya dengan bahasa khas planet Mars. Hehehe... Saking usilnya isteri saya bilang, kalau Bunda sedang berbicara khas logat Takengon Aceh, katanya “Sedang ngomong-ngomongin kita itu” begitu canda sang isteri kepada Bundanya.
 Goa Belanda dan Goa Jepang setelah kami jelajahi dengan berbagai ceritanya, keponakan kami pun Muhammad Sholahuddin Al-Ayyubi biasa disapa Albi nyeletuk, Nin (panggilan nenek khas Sunda) kayaknya perut Albi bunyi deh, tanpa pikir panjang kami pun segera bergegas untuk mencari rest area untuk beristirahat, sholat dan makan. Setelah kami terjebak macet yang cukup panjang di depan Kampus UPI Bandung arah Lembang, kami pun bercanda khas keluarga kami dengan topik seputar tontonan TV kesukaan masing-masing. Akhirnya kami pun sampai di tempat yang kami cari dan tuju RM. Sindang Reret, Lembang, Kab. Bandung Barat. Sejenak kami pun istirahat sambil menunggu pesanan makanan, ada yang sholat ada yang foto-foto dan ada juga si Albi sang keponakan kami yang independent, dan bertanggung jawab diusianya yang cukup belia yang begitu  terkesima dengan ikan yang ada di bawah tempat kami makan, hingga menarik-narik bahu saya untuk melihatnya.
Tak lama kami melepas penat setelah seharian muter-muter Bandung dan keindahan alamnya, makanan kami pun datang. Saatnya MAKAAAAAN !! Thanks Ayah Amir Rozak, Bunda Harlina Karmin, Kak Annisa Rozanika, dan Bibi Cut Takarina/Bi Sri. #salamNU (Nida-Ulum)